Home Profil Yayasan Tentang Yayasan Al Firdaus

Login Anggota

Data Kunjungan Website

037408
Hari iniHari ini86
KemarinKemarin81
Minggu iniMinggu ini566
Bulan iniBulan ini367
TotalTotal37408

Pengunjung OnLine

Kami memiliki 3 Tamu online

Member Online

  • [Bot]
  • [Google]
Now online:
  • no members
  • no guests
  • 2 robots
Latest members:
Tentang Yayasan Al Firdaus

articlesKesederhanaan berfikir sering memberi energi yang kuat dalam merealisasi gagasan manusia. Karena dengan prinsip tersebut sebuah tindakan nyata segera lahir tanpa terbelit di alam pemikiran. Kebaikan terproses sederhana dan segera dilaksanakan, walaupun kenyataannya seringkali terjadi tarik ulur yang dida;am pribad manusia. Hadist-hadist Nabi mengenai riwayat sahabat-sahabatnya ,tanpa berpikir panjang ketika mesti berkorban jiwa maupun berkorban harta adalah contoh teladan pada masa lalu.

 

Cikal bakal Yayasan ini adalah aktivitas-aktivitas Remaja Masjid Baitunna'im, Musola Nurul Iman dan Musola Nur Hidayah yang berada di Pleburan yang sudah dimulai sejak tahun 1980-an. Semula ketiga kelompok kegiatan ini bergerak sendiri-sendiri dan mulai sering bertemu dengan adanya rapat pro dan kontra pendirian tempat ibadah agama lain yang sangat dekat dengan bangunan masjid Baitunna'im dan musola Nur Hidayah pada tahun 1990-an. Pada saat dan tahun-tahun ini para aktivis yang sebagian besar berkutat dengan kampus, organisasi dan persoalan pribadi mula mengenal tokoh-tokoh masyarakat, baik yayasan, pengusaha maupun ulama antara lain adalah CV. Aneka Ilmu bapak H. Suwanto yang rumahnya berada di Pleburan dan bapak-bapak dari Yayasan Sukolilo Semarang.

 

Yayasan Sukolilo sudah bergerak sebelumnya dalam mengkoordinasi kegiatan keislaman Pleburan, yayasan ini didirikan oleh Mayor Purnawirawan Rochmat Abdul Mukti dengan akte notaris RM. Hartono Soerjapratikno, SH pada tanggal 1 Oktober 1977. Semula memang yayasan ini didirikan untuk menggalang potensi umat Islam Pleburan dalam membantu SD Islamiyah yang sudah berdiri sebelumnya sejak 1968 dan Renovasi Masjid Baitunna'im yang kondisinya kurang layak pada saat itu. Namun semenjak tahun 1990-an yayasan ini hampir-hampir tidak ada kegiatannya.

 

TPQ Hidayatushibyan

Nasib masa depan bangsa tergantung dari pendidikan, dan dengan pendidikan manusia mampu membuat locatan peradaban yang terkadang meninggalkan kultur, budaya dan agama. Kejadian dalam dunia pendidikan adalam Mutually Inclusive, perbuatan yang dikerjakan sekarang berpengaruh terhadap perbuatan berikutnya, tata cara pendidikan akan mempengaruhi sikap dan tingkah laku yan lain. Kesadaran ini adalah pemuci berdirinya TPQ Hidayatushibyan pada tanggal 31 Oktober 1990, yang dalam tingkat nasional ternyata pada tahun-tahun tersebut merupakan berdirinya TPQ-TPQ yang lain di seluruh Indonesia, sebuah kesadaran umat.

 

Pada tahun 1993, melihat perkembangan TPQ yang semakin besar pengelola mulai memikirkan sebuah yayasan yang menaunginya, dan pada tahun inilah berdiri yayasan AL FIRDAUS yang diketuai oleh bapak H. Suwanto, dengan anggota dari ketiga aktivis kelompok remaja dan personalia Yayasan Sukolilo. Kesemarakan kegiatan TPQ ini memunculkan ide dan rencana baru yang segar diantara aktivis Al FIrdaus. Rencana tersebut adalah membongkar bangunan SD Islamiyah yang kondisinya sangat parah, diganti dengan bangunan bertingkat 3 lantai. Ijin pengambilalihan wewenang pengelola SD Islamiyah dari yayasan Sukolilo ke Yayasan Al Firdaus terjadi secara kekeluargaan kerana sebagian pengurus adalah personalia dari Yayasan Sukolilo. Perkembangan lebih lanjut, dalam masa Udzurnya pendiri yayasan ini mempercayakan kepada Yayasan Al Firdaus untuk mengelola semua aset yang dimiliki. Secara resmi Yayasan Al Firdaus berdiri tanggal 17 Pebruari 1995, Akte Notaris Mustari Syawilin, SH